FH UM Sumbar – Fakultas Hukum menggelar kegiatan pembekalan magang bagi mahasiswa sebagai persiapan sebelum melaksanakan program magang di berbagai instansi pemerintah maupun swasta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan, Pjs. Dekan, Pjs. Sekretaris Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, panitia magang angkatan ke-6, serta civitas akademika Fakultas Hukum.
Program magang tahun ini diikuti oleh 113 mahasiswa yang akan ditempatkan di 40 instansi di Sumatera Barat. Pelaksanaan magang berlangsung selama 60 hari kerja sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di luar kelas sekaligus upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Ketua Panitia Magang, Lola Yustrisia, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program magang tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa salah seorang mahasiswa kembali memperoleh kesempatan magang di Mahkamah Konstitusi (MK), melanjutkan jejak mahasiswa Fakultas Hukum pada tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, tahun ini kembali ada mahasiswa yang berkesempatan magang di Mahkamah Konstitusi, yaitu Arifin Ilham. Ini menjadi tongkat estafet dari senior sebelumnya yang juga pernah melaksanakan magang di MK," ujarnya.
Selain itu, panitia juga menghadirkan inovasi berupa kompetisi video bagi peserta magang, baik kategori individu maupun kelompok. Kompetisi tersebut disiapkan dengan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam mendokumentasikan pengalaman selama menjalani magang.
Lola berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan magang dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik almamater di setiap instansi penempatan.
"Semoga magang ini memberikan manfaat bagi kita semua. Ikutilah kegiatan dengan baik dan tunjukkan sikap yang positif, baik di instansi pemerintah maupun swasta," pesannya.
Sementara itu, Koordinator Magang, Jasman, menegaskan bahwa program magang merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah sekaligus memperdalam pemahaman melalui pengalaman langsung di dunia kerja.
Menurutnya, tujuan utama magang adalah meningkatkan kapasitas diri mahasiswa melalui pengalaman praktis di lapangan. Ia juga memberikan beberapa pesan kepada peserta agar sukses menjalani program tersebut.
"Kenali tempat magang dengan baik. Jadilah mahasiswa yang proaktif dan komunikatif. Jangan ragu untuk bertanya apabila menemukan hal-hal yang belum dipahami. Selain itu, jagalah tata krama karena selama magang mahasiswa membawa nama baik kampus," ungkapnya.
Kegiatan pembekalan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum, Fauzi Iswari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan koordinator magang yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia juga menyebut bahwa pembekalan ini merupakan kegiatan magang pertama pada masa kepemimpinannya sebagai dekan.
Dekan menjelaskan bahwa magang merupakan jembatan yang menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik yang ditemui di lapangan.
"Di kampus kita mempelajari das sollen, yaitu bagaimana seharusnya suatu aturan atau konsep berlaku. Ketika magang, mahasiswa akan menemukan das sein, yaitu bagaimana praktik yang terjadi di lapangan. Dari sana mahasiswa dapat melihat dan memahami kesenjangan antara teori dan praktik," jelasnya.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar rajin bertanya, gigih dalam belajar, serta mampu menyesuaikan diri dengan budaya kerja dan peraturan di instansi tempat magang.
"Selama magang, mahasiswa harus mematuhi aturan yang berlaku di instansi masing-masing. Berikan kesan terbaik karena kehadiran mahasiswa juga menjadi ajang promosi bagi kampus. Niatkan magang untuk menambah ilmu dan pengalaman," pesannya.
Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan seluruh peserta magang memiliki kesiapan akademik, etika, dan mental sebelum terjun ke dunia kerja. Fakultas Hukum juga berharap pelaksanaan magang tahun ini berjalan sukses, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, sekaligus semakin memperkuat citra positif kampus di berbagai instansi mitra.